Meneror Tanda Bersalah

skandal bailout Century ini ada kepentingan politik yang sangat strategis. Sebab, berkaitan dengan pimpinan / petinggi negara .Sejak awal sebenarnya sudah diprediksi bahwa pengungkapan kasus ini bakal menemui tantangan yang tidak ringan. Bahkan termasuk berat, terutama bagi anggota Pansus Angket. Bisa dibayangkan bahwa jika kasus ini terkuak lebih lebar lagi, maka berbagai cara akan dilakukan orangorang yang terkait dengan Bank Century ini untuk menutup-nutupinya. Salah satunya dengan melakukan teror terhadap anggota Pansus Angket Century. …
Kalau saat ini beberapa anggota pansus mendapat ancaman fisik, termasuk ancaman pembunuhan, maka itu wajar terjadi. Demikian pula dengan ancaman pajak yang dialamatkan pada pihak tertentu. Tekanantekanan seperti itu sudah biasa dalam politik demi kepentingan tertentu.
Teror-teror yang kian gencar diterima anggota pansus tersebut semakin meyakinkan bahwa memang ada orang yang bersalah dalam kasus Bank Century. Itu salah satu indikasi yang menunjukkan bahwa orang yang bersalah tersebut ingin dilindungi. Jadi sangat wajar jika ada teror-teror yang mengerikan sekali pun, misalnya dengan ancama pembunuhan. Dalam waktu yang tersisa, teror akan semakin kencang diterima para anggota Pansus angket Century. Apalagi jika semakin banyak data dan fakta yang terungkap ke publik. Pengungkapan aliran dana Bank Century yang disinyalir mengarah ke pasangan calon presiden dan calon wakil presiden 2009 lalu, pasti membuat pihak pihak yang terlibat merasa terpojok dan merasa sebagai target, kalau memang benar tuduhannya , yang terkai akan bereaksi. Segala macam cara akan mereka lakukan untuk menutup-nutupi keterlibatannya. Jika benar bahwa ada dana yang mengalir kepada pasangan calon presiden, maka itu dipastikan akan menjadi aib bagi pasangan itu sendiri. Tentu
asas praduga tak bersalah harus tetap dikedepankan. Tetapi, dengan sidang-sidang terbuka yang dilakukan pansus selama ini,membuat hasil rapat pansus cepat tersosialisasi kepada masyarakat. Kondisi ini tentu saja sangat merugikan oknum bersangkutan. Tidak heran jika pengungkapan kasus ini penuh dengan onak.
Tetapi, anggota pansus tidak boleh mundur atau takut dengan berbagai teror seperti itu. Jika mereka takut, lalu mundur, maka itu menjadi awal kehancuran demokrasi di negeri ini. Ini adalah persoalan apakah kita konsisten menegakkan negara hukum.
Anggota pansus harus tahan banting dan tidak mudah terbeli oleh pihak-pihak yang ingin menutup kasus ini. Bapak-Ibu yang duduk di pansus memang perlu mendapat pengawalan khusus dari aparat keamanan. Tugas mereka sangat berisiko sehingga harus ada pengawalan ketat demi mengamankan agenda penegakan hukum tadi.
Kalau memang ancaman itu sangat mengganggu, seyogyanya anggota pansus mengerti bahwa di negara ini terdapat Lembaga Perlindungan Saksi. Jadi anggota pansus tidak perlu terlalu khawatir karena negara sudah menyiapkan
wadahnya.

Tag: , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: