Negeri Aneh

Cerita Aneh di Negeri Aneh
Di negeri kita banyak sekali kejadian aneh lalu menjadi cerita aneh. Saking banyaknya sehingga negeri kita bisa disebut negeri aneh. Salah-satu keanehan itu adalah negeri kita selalu tergolong kampiun korupsi di dunia. Tapi anehnya, koruptornya hanya sedikit.
Sekali dikorupsi, uang yang dikorup di negeri kita jumlahnya besar, dalam nominal triliunan rupiah. Yang melakukan korupsi juga banyak, sampai-sampai ada istilah korupsi berjemaah.
Tapi, di sini anehnya mulai muncul, yang ditangkap sebagai koruptor hanya sedikit. Lalu lebih aneh lagi, dari yang sedikit itu hanya sedikit yang divonis bersalah dan dijatuhi hukuman penjara. Lebih aneh lagi, yang sedikit dipenjara itu tidak benarbenar dipenjara sebab lebih banyak keluar-masuknya. Itu pun ruang tahanannya sudah disulap jadi kamar mewah sehingga sang koruptor tidak merasa terhukum. Apalagi statusnya sebagai tahanan segera berakhir karena selalu dapat remisi.
Keanehan terbaru yaitu tentang seorang bernama Gayus Halomoan Tambunan. Gayus sementara ini dalam proses
pengadilan atas tuduhan sebagai mafia pajak, melakukan manipulasi pajak. Ia dituduh memanipulasi besaran pajak
beberapa perusahaan wajib pajak sehingga jumlahnya menjadi kecil. Untuk itu ia dapat komisi yang jumlahnya puluhan miliar.
Jadi, ia sebenarnya bekerja sama dengan beberapa koruptor pajak kelas berat. Apakah nanti koruptor pajaknya akan tersentuh hukum? Kita belum bisa tahu jawabannya, sebab di negeri yang banyak cerita anehnya ini prediksi sering tidak bisa jalan dan logika jadi kacau.
Terus, anehnya lagi, Gayus yang sementara ini dalam tahanan di rumah tahanan Brimob Polda Metro Jaya, tiba-tiba
diberitakan sedang berada di Bali nonton turnamen tenis. Foto seseorang yang dikatakan mirip dirinya, memakai wig beredar di media. Semula dengan enteng Gayus menyangkal, katanya itu bukan dirinya. Katanya, lihat saja ini ada rambutnya. Padahal jelas sekali itu adalah rambut palsu. Penyangkalan Gayus ternyata palsu, ia lalu mengaku bahwa memang ia ke Bali.
Media kemudian memberitakan, di Bali Gayus ketemu seorang tokoh politik, pemilik beberapa perusahaan yang manipulasi pajaknya diurus Gayus. Sang tokoh dan pendukungnya lalu ramai-ramai membantah tidak benar, itu adalah rekayasa politik untuk menjatuhkan nama baik sang tokoh dan partainya.
Itu adalah character assassination. Itu ada hubungannya dengan Pemilu dan Pilpres 2014. Sejak dulu isu manipulasi pajak itu diangkat untuk mengalihkan isu bank Century, dan sebagainya dan seterusnya.
Dengan cerita begitu, rakyat lalu jadi bingung, apa sebenarnya yang terjadi. Siapa yang benar siapa yang salah. Siapa
mempolitisasi siapa dipolitisasi.
Walau sudah heboh dan membesar seperti itu, anehnya, cerita seperti itu akhirnya nanti akan hilang sendiri dan dilupakan.
Paling tinggi yang akan kena akibatnya, polisi yang bertanggung jawab atas keluarnya Gayus. Bahwa katanya ada
skenario di belakangnya, lalu ramai orang berpendapat begini dan begitu, pasti akan reda sendiri. Tuntutan usut tuntas hanya panas-panas tahi ayam.
Ada apa sebenarnya di negeri ini? Mengapa keanehan semakin merajalela? Jangan-jangan nanti kita semua jadi orang
aneh. Berpikir aneh lalu bertingkah-laku aneh. He… he… yang terakhir ini orang gila namanya.
Negeri ini Namanya Negeri Aneh, Para Pejabatnya juga mempunyai tingkah laku aneh-aneh, Pimpinannya pastilah mempunyai predikat Aneh tergolong paling top, Aturannya juga aneh , berdasarkan kitab Undang -undang yang aneh yang membenarkan segala cara, Parlemennya juga aneh, para penegak hukum juga aneh-aneh, pelayanan publik juga aneh, terusss… bagaimana dengan rakyatnya???, dan yang tidak aneh ialah Korupsi, biasa-biasa saja kok, sudah berakar sampai kesuumsum para penguasa Negeri, yang tidak aneh juga adalah Kemurkaan Tuhan dengan segala macam bencana mulai dari ayunan gelombang Tsunami, Goyangan Bumi , batuk-batuk Gunung Merapi dan tetesan banjir bandang .

Tag: , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: