Negeri bohong bohongan

Negeri bohong bohongan

Kasihan ya..!! Negeri kita, sudah  banyak istilah sejak 2 tahun terakhir ini, dan ironisnya istilah tersebut berasal dari rakyat-nya , masyarakat-nya yang sangat mencintai tanah airnya, bukan dari elit lawan politik pemerintah yang berkuasa, dan bukan juga orang2 yang dikucilkan oleh pemerintah tetapi betul-betul berasal dari ” Hati Nurani Anak Bangsa Indonesia “.

Tidak mungkinlah Anak bangsa ini menyatakan Negeri yang adil dan Makmur, Negeri Sejahtra dan sentosa, Negeri yang tentram dan Damai, Negeri yang berhasil dengan pembangunan atau Negeri apalah sesuai bahasa yang bersahaja dan bahasa wayang dalam kondisi negara seperti ini, tetapi mereka mengatakan Negeri Wayang, Negeri Aneh, Negeri Juara Peras Handuk, Negeri Poli-tikus (banyak tikus pengeratnya), Negeri Kelelawar, Republik yang sedang oleng , Negeri saling tuding, Negara Kekuasaan , Negeri Kanibal , Negeri Makalar, Negeri Barter , Jahiliyah, Negeri Tupai, Negeri berbudaya Dusta , Negeri Dusta , Indonesia Telmi …., malah akhir-akhir ini sangat terkenal dengan istilah Negeri bohong-bohongan.

Kasus Bank Century dengan menyibukan yang dipertuan para Anggota DPR ternyata bohong-bohongan, seorang karnikus model Gayus , koruptor pajak miliaran yang udah dipenjara bohong-bohongan, Bantuan Bencana Alam yang dijanjikan juga bohong-bohongan, jenderal yang akan membongkar kasus besar , terlibat atau dilibatkan dengan kasusnya akhirnya bungkam..membisu seribu bahasa..dan banyak lagi berita yang heboh tetapi bohong-bohongan.

Sangking Negaranya Bohong-bonhongan maka rakyatnya hanya bisa bingung , dan menurut berita Inilah 9 Kebohongan Baru Pemerintah  dan 18 Kebohongan Dibacakan di Depan SBY, Masalah inilah yang memicu kerisauan pemerintah, sehingga mengundang tokoh lintas agama.

Satu lagi kebohongan besar bahwa ” Gayus dihukum hanya” tujuh tahun penjara . Ketua Mahkamah Agung (MA) Harifin Andi Tumpa menganggap vonis tersebut merupakan upaya hakim agar Gayus masih bisa diperkarakan lagi dalam kasus berbeda” . Kalau kasus gayus sekarang 20 tahun penjara, kenapa harus 7 tahun, kan juga kalau seratus kasus lagi gayus toh juga dipenjara total 20tahun.
Kalau alasannya akan menjerat Gayus lainnya atau Peng-Gayus (yangsuka bermain dengan Gayus) , kan !! bisa menggunakan Bukti-bukti Nyata dalam Kasus Gayus.  jadi ternyata “Demi Keadilan dan Demi Hukum ” bisa juga diplintir dan bohong-bohongan. 

Suka atau tidak suka , benar atau salah, rekayasa atau realistis tetapi inilah yang terjadi dan merupakan cerminan kondisi Negeri ini dan mudah-mudahan kondisi ini juga bohong-bohongan.

Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

4 Tanggapan to “Negeri bohong bohongan”

  1. n0_b0_dy Says:

    WARNING

    Sistem jahiliyah yang penuh bug ini kini sedang men-terminate dirinya sendiri.
    Umat yang ada diharapkan segera melakukan inisialisasi Sistem Islam sebagai pengganti.

    Jaga Tauhid dan sambut INDONESIA GO KHILAFAH

  2. surlis Says:

    separah ginikah negeri ku bro??

  3. surlis Says:

    kalau perlu sekalian kita juga bohong bohongan dengan pejabat..

  4. AnGa Says:

    Satu lagi kebohongan besar bahwa ” Gayus dihukum hanya” tujuh tahun penjara . Ketua Mahkamah Agung (MA) Harifin Andi Tumpa menganggap vonis tersebut merupakan upaya hakim agar Gayus masih bisa diperkarakan lagi dalam kasus berbeda” . Kalau kasus gayus sekarang 20 tahun penjara, kenapa harus 7 tahun, kan juga kalau seratus kasus lagi gayus toh juga dipenjara total 20tahun.
    Kalau alasannya akan menjerat Gayus lainnya atau Peng-Gayus (yangsuka bermain dengan Gayus) , kan !! bisa menggunakan Bukti-bukti Nyata dalam Kasus Gayus. jadi ternyata “Demi Keadilan dan Demi Hukum ” bisa juga diplintir dan bohong-bohongan.
    ….jangan-jangan Ibu Hakimnya Peng-gayus juga ………

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: