Demokrasi yang Indah

Kata Demokrasi yang Indah pertama saya dengar dari sala-satu capres 2014 yaitu Bapak Prabowo sewaktu debat Capres/Cawapres di balai sarbini tgl 09 Juni 2014 yang disiarkan oleh media  TV-One dan MetroTV.

Acara yang sangat dinanti-nantikan oleh banyak pemirsa dinegeri ini terutama mereka yang tergolong/ kelompok pemilih.

Kedua media TV tersebut juga diramaikan oleh para komentatornya, tapi sayang sekali bahwa para komentator tersebut mencemari Demokrasi yang indah dengan sikap dan prilaku sirik..

Setelah dipikir-pikir.. wajarlah karena menurut kabarnya TV One milik ARB sedangkan MetroTV Milik SP. masing masing milik parta koalisi pendukung capresnya. Malah jauh sebelumnya debat ini berlangsung, pernah sala-satu petinggi / pendiri partai mengatakan bahwa pemilu 2014 ini ibarat “Perang Badar”… entah apa sebabnya beliau mengatakan demikian. Tetap yang jelas sepertinya suasana/ suhu politik  2014 di Negri ini mirip(tapi tidak sama) dengan Cerita / epos Mahabharata . Yang Mirip adalah sifat para pelakunya.

Demokrasi yang indah ini diawali dengan Membelotnya ARB (Pemimpin yang Unik), Ketua Partai Pemenang Pemilu Legislatif  No 2, yang sedianya mencalonkan diri sebagai Presiden tetapi karena bernyali Bukan Naga , kira2 seperti ular..lah yang jelas bukan Cacing) dpl Gugur sebelum Berkembang atau bahasa halusnya Kalah sebelum bertarung…, terpaksa memutatar haluan dan membawa partainya membelot (Memilih jalan lain) . Dampaknya bahwa banyak pendukung partainya akhirnya terpecah belah dan berhamburan… Pemimpin yang menyebabkan Bawahannya / anggotanya atau pendukungnya berhamburan adalah Pemimpin yang jarang sekali ditemukan di Dunia Ini. Sederhana sekali kalau mau dicari penyebabnya yaitu ingin tampil beda dengan YK.

Lebih lanjut HT yang pecah kongsi  juga menempuh jalan yang sama dengan ARB , HT membawa massanya dan MMC Groupnya bersama Artisnya sekalian. Begitu juga Romi cerai dengan MHM yang juga dialami oleh MMD yang menunggu lamaran yang tak kunjung tiba.

Sayang sekali Ketua Partai P3 yang juga pernah dicaci maki bawahan partainya , maksud hati ingin memasang kuda2, tetapi tuhan menghendaki lain yaitu memasang atribut tersangka korupsi uangnya Tuhan.

Kalau mereka (Bukan Capres/Cawapres) ditanya kenapa??, jawabanya seperti lagu Padamu Negri ” Memilih yang mempunyai VISI DAN MISI yang sama”.

Wahai Putra-Putri ku , ketahuilah bahwa Visi Republik ini tertuang dalam  Pembuakaan UUD 1945, sedangkan misinya dijabarkan dalam pasal-demi pasal. Oleh karena itu putra-putriku mungkin maksud beliau itu baik yang berdebat maupun komentatornya adalah strategi atau cara mencapai Misi . Stratgi boleh berbeda asalkan realistis , efektif dan efisien.

Bersambung

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: