AirAsia QZ8501

  • Teknisi AirAsia QZ8501 Ucapkan Selamat Tinggal di Faceboo

    Seorang teknisi pesawat AirAsia QZ8501, Saiful Rakhmad, diketahui baru dua tahun dipindahkan di kantor AirAsia di Bandara Juanda, Surabaya.

    Pada 5 Februari 2012 lalu, Saiful menulis bahwa hari tersebut adalah hari terakhir kerja di Jakarta. Ia mengaku sedih harus meninggalkan teman-temannya.

    “Hari terakhir kerja di Jakarta. Rasanya seding ninggalin Jakarta, ninggalin teman-teman kerja yang aneh-aneh, brutal-brutal, dan unik-unik,” tulis Saiful pada dinding Facebooknya.

    Meskipun merasa sedih, ia tetap legowo untuk pindah ke Surabaya karena dianggap hal tersebut merupakan tuntutan tugasnya.

    “Tapi ya gimana. Sudah tuntutan tugas. Diminta pindah ya pindah. Say good bye all my pren (friend) !!!!,” lanjutnya lagi. (dem/rmo/jpnn)

    • Cuaca Buruk, Pilot AirAsia Sempat Minta Bergeser ke Kir

      JAKARTA – Beberapa spekulasi mulai mencuat mengenai hilangnya pesawat AirAsia jenis A320. Pesawat yang hilang kontak 8 menit usai terbang dari Bandara Juanda Surabaya ke Singapura, Minggu (28/12) pagi itu dikabarkan kekurangan bahan bakar.

      Namun kabar tersebut dibantah oleh Direktur Angkutan Udara Kementerian Perhubungan, Djoko Murjatmodjo saat menggelar jumpa pers di Bandara Soekarno, Hatta, Tangerang. Ia menegaskan bahwa pesawat AirAsia berkondisi layak terbang.

      “Pesawat jelas baik, nggak benar itu (kehabisan bahan bakar),” jelasnya.

      Menurutnya, sebelum hilang kontak cuaca sempat tidak bersahabat. Hal itu diperkuat dengan pilot yang meminta pindah posisi untuk menghindari awan tebal.

      Di mana kontak terakhir antara ATC terjadi pada 6.12 menit, ketika pilot minta bergeser ke sebelah kiri dan minta naik ke ketinggian 38 ribu kaki.

      “Cuaca di sana memang sedang tidak baik, kenapa pilot minta life track ke kiri untuk menghindari awan. Posisi cuaca di daerah itu sedang tidak baik,” katanya. (chi/jpnn)

      • Petir Menyambar di Dekat Jalur Penerbangan QZ8501 | Republika Online

        REPUBLIKA.CO.ID, KUALA LUMPUR – Jaringan pemantau cuaca Weather Bug mengatakan petir menyambar di dekat jalur penerbangan Air Asia penerbangan QZ8501. Sambaran petir terjadi antara pukul 06.00 dan 06.20 WIB, Ahad (28/12).

        “Data petir kami mencatat terjadi sambaran petir dekat jalur penerbangan @AirAsia #QZ8501 antara 23.09 dan 23.20 UTC,” tulis Weather Bug dalam Twitternya @WeatherBug, dikutip dari New Straits Times.

        Pesawat Air Asia tersebut hilang kontak dengan pengawas lalu lintas udara pukul 06.17 WIB. Pesawat jenis Airbus A320-200 itu mengangkut 155 penumpang, termasuk 138 penumpang dewasa, 16 anak-anak dan satu bayi. Pesawat diawaki dua pilot, empat pramugari dan seorang teknisi.

      Tinggalkan Balasan

      Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

      Logo WordPress.com

      You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

      Foto Google+

      You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

      Gambar Twitter

      You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

      Foto Facebook

      You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

      Connecting to %s


      %d blogger menyukai ini: